BATIK AIR RESMI BUKA RUTE AUSTRALIA


DENPASAR (HN) - Lion Air Group kembali memperluas jaringan konektivitas penerbangan rute internasionalnya. Batik Air yang merupakan salah satu maskapai yang berada di bawah naungan Lion Air Group bersama Lion Air dan Wings Air, per 21 Juni 2017 akan melayani penerbangan menuju Perth, Australia dari Denpasar, Bali.

Penerbangan tersebut akan dioperasikan Batik Air dengan jadwal dua kali penerbangan per harinya. "Dengan penerbangan ini, kami berharap dapat semakin mempermudah akses bagi wisatawan mancanegara untuk bepergian menuju Indonesia melalui Bali," ujar Public Relations Manager Lion Air Group Andy M Saladin di Denpasar, Rabu (21/6).

Menurut dia, pembukaan rute Batik Air ke Australia juga dilakukan untuk mendukung pariwisata Indonesia agar semakin maju dan berkembang menjadi destinasi favorit.

Andy mengatakan, tahun lalu jumlah wisawatawan asal Australia di Indonesia mengalami kenaikan hingga lebih dari 100 ribu orang. "Kami juga menargetkan untuk segera terbang ke kota lain di Australia," katanya.

Batik Air sebelumnya juga telah membuka rute internasional menuju Kuala Lumpur dari Bandara Internasional Soekarno - Hatta pada 10 Juni 2017. Dalam waktu dekat akan segera membuka rute menuju India melalui Kota Chennai.

Hingga saat ini Batik Air telah terbang ke lebih dari 36 destinasi tujuan, baik domestik maupun internasional. Total armada mencapai 49 unit yang telah terbang melayani 250 penerbangan per harinya. "Kami akan terus melakukan ekspansi, baik penambahan rute internasional maupun domestik," katanya.

Di tanggal yang sama, Batik Air juga mulai menerbangi rute Jakarta menuju Lubuklinggau dan sebaliknya. "Hal ini tentu sudah menjadi tugas kami sebagai penyedia jasa transportasi udara untuk memberikan pelayanan prima dan pilihan destinasi beragam," ujar Andy.

Batik Air merupakan maskapai dengan layanan penuh asal Indonesia yang memiliki 49 rute penerbangan ke 35 destinasi domestik dan internasional. Frekuensi penerbangan per hari mencapai 245 kali.

Secara keseluruhan Batik Air memenuhi target ekspansi bisnis ke empat negara tahun ini yakni Singapura, Malaysia, Australia, dan India. Batik Air akan terus mengembangkan rute penerbangan internasional seturut telah menerima 10 pesawat jenis Airbus 320 dan empat unit Boeing 737 MAX seri 8.

Seluruh penerbangan Batik Air diawasi badan keselamatan penerbangan dunia. Maskapai ini sudah menerima sertifikat IATA Operational Safety Audit (IOSA) pada 17 November 2016. IOSA audit keselamatan penerbangan internasional yang diakui dunia.

Pesawat yang dimiliki sebanyak 49 unit terdiri atas Boeing 737-800, Boeing 737-900, dan Airbus A320. Batik Air juga telah mendapatkan izin untuk terbang ke Benua Eropa setelah terbebas dari EU Banned Airlines List karena tingkat keselamatan dan keamanan telah diakui internasional.

Belum lama ini Lion Air Group mendapat penghargaan dari Bandara Internasional Changi Singapura sebagai maskapai dengan daya angkut tertinggi. Batik Air dan Lion Air dinilai telah membantu perkembangan dan pertumbuhan penerbangan Singapura.

Reportase : Dian Riski Rosmayanti
Editor : Admin